Shopping cart:
Jumlah = pcs
Keranjang
Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
7C720749

Sejarah Kerajinan Ukir Jepara

Monday, August 12th 2013.

anekasouvenir.net РJEPARA, Kabupaten Jepara yaitu daerah yang terletak di paling ujung utara pulau Jawa, Jepara terkenal dengan ukiran kayu para pengrajinnya yang handal dan terampil dalam memproduksi berbagai kerajinan ukiran, Furniture maupun seni patung dan pembuatan Relief. Ukiran yang mereka produksi tersebut terkenal dengan sebutan ukiran Jeporoan, istiah inipun memiliki makna bahwa ukiran atau mebel yang diperoduksi ini berasal dari kabupaten Jepara.
Ukiran dan kerajinan yang berasal dari Kota Jepara ini memang memiliki kekhasan tersendiri dan diminati konsumen, baik yang berasal dari Indonesia maupun luar negeri. Tetapi, dalam cerita dibalik semua ini tersimpan sebuah cerita yang melegenda dan menjadi sumber cerita asal muasal sejarah ukir yang terkisah secara turun temurun dengan berbagai bahasa dan model penyampaian yang berbeda, akan tetapi memiliki alur cerita yang hampir sama.
LEGENDA
Pada zaman dahulu terkisah hidup seorang seniman bernama Ki Sungging Adi Luwih yang cukup terkenal. Suatu hari, keahliaan sang seniman akhirnya terdengar oleh seorang Raja. Sang seniman diundang oleh raja untuk menggambar sang permaisuri, hingga akhirnya Ki Sungging Adi Luwih menyanggupinya.
Dengan cekatan dan keahlian lukisannya Ki Sunggih berhasil menyelesaikan lukisannya sehingga gambar permaisuri sangat mirip dengan yang asli. Hanya saja ada kekeliruan yang berujung pada keputusan Raja untuk menghukum Sungging dengan hukuman yang lebih berat lagi.
Pada saat melukis sang permasiusri, ternyata Ki Sungging tidak menyadari saat sedang asyik menggambar rambut, ada satu tetes cat hitamnya yang terjatuh. Yang membuat heboh, jatuhnya tetesan cat itu memercik tepat di pangkal paha gambar permaisuri yang tampak seperti tahi lalat.
Mengetahui lukisan tersebut, sang Raja murka karena mengira Ki Sungging telah melihat permaisuri telanjang. Sang raja akhirnya menghukum Ki Sungging untuk membuat patung permaisuri di atas langit atau di udara. Kalau sebelumnya dia hanya melukis, sekarang dihukum dengan yang lebih berat, yakni membuat patung dengan gambar sang permaisuri lagi.
Ki Sungging pun akhirnya menyanggupi permintaan Raja dan dengan dibantu kesaktian Ki Sungging, ia bisa terbang dengan dibantu layang-layang dan membuat patung di udara.
Namun, malang tak dapat dihindari, ketika patung masih setengah jadi, tiba-tiba angin bertiup kencang. Ki Sungging yang terus berkonsentrasi tidak mampu mengendalikan layang-layang yang dikendarai hingga akhirya terlempar bersama patung dan alat pahatnya.
Konon, dari sini patung setengah jadi tersebut terlempar hingga pulau Bali, dan selanjutnya patung tersebut ditemukan masyarakat Bali. Hingga sekarang, masyarakat Bali tersebut dikenal juga sebagai ahli membuat patung. Sementara alat pahat yang digunakan Ki Sungging terlempar hingga jatuh di belakang gunung di kawasan Jepara.
Dari balik kawasan gunung inilah, menurut cerita legenda, seni ukir Jepara mulai berkembang dan terus maju hingga populer seperti sekarang ini.
disaming versi cerita legenda diatas.. terdapat juga versi lain sebagai berikut :
LEGENDA

Dikisahkan seorang ahli seni pahat dan lukis bernama Prabangkara yang hidup pada masa Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit, pada suatu ketika sang raja menyuruh Prabangkara untuk membuat lukisan permaisuri raja sebagai ungkapan rasa cinta beliau pada permaisurinya yang sangat cantik dan mempesona.

Lukisan permaisuri yang tanpa busana itu dapat diselesaikan oleh Prabangkara dengan sempurna dan tentu saja hal ini membuat Raja Brawijaya menjadi curiga karena pada bagian tubuh tertentu dan rahasia terdapat tanda alami/khusus yang terdapat pula pada lukisan serta tempatnya/posisi dan bentuknya persis. Dengan suatu tipu muslihat, Prabangkara dengan segala peralatannya dibuang dengan cara diikat pada sebuah laying-layang yang setelah sampai di angkasa diputus talinya.
Dalam keadaan melayang-layang inilah pahat Prabangkara jatuh di suatu desa yang dikenal dengan nama Belakang Gunung di dekat kota Jepara.
Di desa kecil sebelah utara kota Jepara tersebut sampai sekarang memang banyak terdapat pengrajin ukir yang berkualitas tinggi. Namun asal mula adanya ukiran disini apakah memang betul disebabkan karena jatuhnya pahat Prabangkara, belum ada data sejarah yang mendukungnya.

SEJARAH

1. Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, terdapat seorang patih bernama Sungging Badarduwung yang berasal dari Campa (Kamboja) ternyata seorang ahli memahat pula. Sampai kini hasil karya Patih tersebut masih bisa dilihat di komplek Masjid Kuno dan Makam Ratu Kalinyamat yang dibangun pada abad XVI.
2. Keruntuhan Kerajaan Majapahit telah menyebabkan tersebarnya para ahli dan seniman hindu ke berbagai wilayah paruh pertama abad XVI. Di dalam pengembangannya, seniman-seniman tersebut tetap mengembangkan keahliannya dengan menyesuaikan identitas di daerah baru tersebut sehingga timbulah macam-macam motif kedaerahan seperti : Motif Majapahit, Bali, Mataram, Pajajaran, dan Jepara yang berkembang di Jepara hingga kini.

BENTUK DAN MOTIF UKIRAN JEPARA
Ukiran Jepara mempunyai ciri khas yang menunjukkan bahwa ukiran itu asli dari Jepara atau tidak.Salah satu ciri khas yang terkandung didalamnya adalah bentuk corak dan motif.Untuk motif sendiri bisa kita lihat dari : Daun Trubusan yang terdiri dari dua macam yaitu dilihat dari yang keluar daritangkai relung dan yang keluar dari cabang atau ruasnya.

Ukiran asli Jepara juga terlihat dari motif Jumbai atau ujung relung dimana daunnya seperti kipas yang sedang terbuka yang pada ujung daun tersebut meruncing.Dan juga ada buah tiga atau empat biji keluar dari pangkal daun.Selain itu,tangkai relungnya memutar dengan gaya memenjang dan menjalar membentuk cabang-cabang kecil yang mengisi ruang atau memperindah.

Ciri-ciri Khas diatas sudah cukup mewakili sebagai identitas ukiran Jepara.Bentuk motif ukiran tersebut ada juga yang oleh para ahli pahat disisipkan di berbagai alat rumah tangga seperti contoh di kursi atau meja yang diberikan ukiran khas Jepara,juga yang lain misal figura foto yang diberi khas Jepara dengan ukiran.

PELUANG USAHA UKIRAN
Ukiran Jepara terkenal mulai dari dalam kota,dalam negeri sampai di liaur negeri juga.Hal ini tentu memberi kemudahan untuk pengenalan produk dan ada keuntungan titik awal karena sudah mulai dikenal oleh kalangan luas.Kalu di dalam kota sendiri pusat penjualan terletak di desa Ngabul,Tahunan sedangkan untuk di luar negeri dengan adanya ASEAN CHINA FREE TRADE AREA ( ACFTA ) bisa menjadi peluang perdagangan strategis ukiran Jepara.

Ukiran Jepara bisa lebih banyak dikenal di mata dunia dan kita juga bisa mengembangkan usaha ukiran melalui peluang diatas.Tapi perlu diingat juga bahwa bisa juga menjadi tantangan untuk kita karena ada berlakunya kemitraaan dagang strategis melalui TRADE RELATED INTELLECTUAL PROPERTY RIGHTS ( TRIPP ) karena dengan adanya pasar bebas dan hukum dagang international,teknologi tradisional karaya Jepara seperti ukiran perlu dilindungi hak patennya.

Hak paten sangat diperlukan untuk membantu proses perdagangan ukiran Jepara.Jika kita sudah memiliki hak paten tersebut padahal disisi lain ukiran di jepara sudah dikenal oleh kalangan luas,maka proses penentuan harga dan pemasarannya pun akan mudah.Dan dari waktu ke waktu para pemesan atau pembeli akan tahu bahwasanya kalu pedagang dari Jepara sudah pasti membawa khas produknya yaitu ukiran.

Sumber : Berbagai Sumber

This Post Has Been Viewed 0 Times

Buffet Jati Natural Ukir Tambang

Rp (hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeASB006
Nama BarangBuffet Jati Natural Ukir Tambang
Harga Rp (hubungi CS)
Lihat Detail »

kotak ukiran

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodeas00019
Nama Barangkotak ukiran
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

KOTAK PERHIASAN BERBAGAI MODEL

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodeas00078
Nama BarangKOTAK PERHIASAN BERBAGAI MODEL
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Nampan Kayu

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodeas00080
Nama BarangNampan Kayu
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Kaligrafi Shaf Shalat

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodeas00081
Nama BarangKaligrafi Shaf Shalat
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Kotak Perhiasan Set

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodeas00070
Nama BarangKotak Perhiasan Set
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Nakas Natural

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodeas00026
Nama BarangNakas Natural
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Meja Teras Unik bentuk bola

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : Ridwan : 085 219 228 448 (Call / SMS / WA)
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMeja Teras Unik bentuk bola
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Pengiriman

Rekening Bank


anekasouvenir.net Webutation

Visitor